Langsung ke konten utama

Harga daun Pepaya

Tak Terduga, Daun Pepaya Bisa Bikin Kaya Raya

owl.opera.com

Mar 3, 2018 11:09 AM

Daun pepaya, kaya manfaat (foto: dangercancer.com)

Coba lihat kanan kiri rumah Anda. Mungkin, di sekitar tempat tinggal Anda, banyak ditemui pohon pepaya. Pepaya (Carica papaya L.) memang merupakan tanaman asli Amerika Selatan. Namun pada kenyataannya, pepaya telah lama menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Jadi, tak di desa tak di kota, di negara kita, keberadaan pohon pepaya sudah cukup biasa.

Dari pohon pepaya, lazimnya kita mengambil manfaat berupa buahnya yang memang manis dan segar, terlebih jika disantap di siang bolong. Kadang, ada juga yang memanfaatkan daun dan bunga pepaya untuk sayuran. Rasanya sedap bagi yang suka, bagi yang tak biasa, mungkin agak pahit.

Serbuk daun pepaya (foto indiaMART.com)

Suatu hari saya cukup terkejut, ketika mengetahui bahwa serbuk daun pepaya kering, ternyata dijual dengan harga cukup mahal. Hanya daun pepaya kering berbentuk serbuk saja, murni tanpa campuran, ternyata dijual sekitar Rp 20.000 hingga Rp 35.000 untuk kemasan 250 gram. Bahkan, di sebuah toko online internasional, dijual antara 10-100 dolar per kilogram.

Harga daun pepaya kering (gambar: alibaba.com)

Mungkin Anda bertanya-tanya, untuk apa sih, serbuk daun pepaya? Gunanya untuk apa? Mengapa harganya cukup mahal?

Sebagaimana dilansir dari Kompas.com (25/11/2009), ternyata daun pepaya memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat pangan, jika dikonsumsi, bisa menghambat senyawa karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker.

Sementara, dilansir dari publikasi ilmiah dari Sukardiman dkk, yang dimuat di journal.unair.ac.id (2/5/2006), ternyata fraksi kloroform yang terdapat pada daun pepaya, memiliki aktivitas antikanker terhadap sel mieloma.

Selain berfungsi antikanker, daun pepaya juga memiliki banyak fungsi, seperti untuk imunitas karena memiliki sifat antibakteri. Menurut republika.co.id (1/9/2017), dan pepaya juga ampuh mengatasi demam berdarah. Daun pepaya juga kaya senyawa fenolik, papain, dan alkaloid yang bersifat antioksidan, sehingga baik untuk pertahanan tubuh dari kuman penyakit.

Daun pepaya juga bisa mengobati jerawat, melancarkan pencernaan, melancarkan ASI, membantu mengatasi demam malaria, dan menambah nafsu makan.

Cara Membuat Serbuk Daun Pepaya Kering

Melihat manfaat daun pepaya yang luar biasa, sekarang daun pepaya sudah bisa diperjual belikan dengan bentuk serbuk daun kering. Anda mungkin berminat menjualnya? Cara membuat serbuk daun kering (simplisia) dari dari daun pepaya ternyata tidak terlalu sulit.

1. Ambilah daun pepaya yang sudah cukup tua dengan warna hijau merata. Pilih yang berkualitas bagus.Lalu cuci bersih.

2. Masukkan daun pepaya segar (jangan menunggu layu) yang telah bersih itu oven, sebaiknya oven listrik dengan pengatur suhu. Ovenlah dengan suhu 46 derajat celcius selama sekitar 48 jam.

3. Blender daun pepaya kering tersebut, tak harus sampai halus.

4. Setelah menjadi serbuk, bisa dikemas dalam kemasan 100 gram, 250 gram atau 500 gram tergantung keinginan.

Nah, serbuk daun pepaya sudah siap untuk Anda jual. Sebaiknya, mintalah izin pada instansi terkait sebelum Anda menjual daun pepaya kering tersebut.

Selamat berwirausaha, semoga Anda bisa kaya raya dengan daun pepaya ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stadion yg mirip rumah hantu

Lebih Mirip Rumah Hantu, Inilah 5 Stadion Klub Indonesia yang Kini Sudah Menemui Ajal boombastis.com Jun 21, 2018 12:04 PM Dimasanya, stadion ini pernah merasakan jaya Setiap klub sepakbola pasti punya impian untuk memiliki stadion sendiri, pun demikian dengan para supporternya. Mendukung tim kesayangan ketika berlaga kandang, terlebih apabila sudah memiliki stadion sendiri,  merupakan salah satu hal yang sangat membanggakan. Apalagi kalau stadionnya dibangun sangat megah dan mahal, tentu bisa menaikkan gengsi klub yang menempati. Namun terkadang, pepatah habis manis sepah dibuang juga berlaku pada klub yang punya stadion bagus. Alih-alih dirawat dengan baik karena sudah dibangunkan, yang ada malah keadaannya tidak lebih dari sebuah sawah lantaran tergenang banjir dan ditumbuhi tanaman liar lalu. Lalu stadion mana sajakah itu? Simak ulasan berikut. Stadion Ludung Mekong Aceh mirip sawah Ludung Mekong Aceh [sumber gambar] Meskipun dana miliaran rupiah sudah dialokasikan un...

Jangan Sepelekan! Bocah ini Meninggal Gara-gara Kutu Rambut

Jangan Sepelekan! Bocah ini Meninggal Gara-gara Kutu Rambut manado.tribunnews.com Jan 30, 2018 3:44 AM TribunManado/Kolase TRIBUNMANADO.CO.ID -  Beberapa hari yang lalu, dua anak di Boyolali, Jawa Tengah, dikabarkan  tewas  setelah menggunakan pestisida pembasmi hama tanaman untuk menangani  kutu   rambut . Selain kedua anak dan orangtuanya, mungkin masih banyak orang Indonesia yang tidak mengetahui cara menangani  kutu   rambut  yang benar. Dilansir dari WebMD dan artikel Healthline yang diulas oleh dokter Steven Kim, MD,  kutu  adalah serangga kecil yang hidup pada manusia dan memakan darah. Walaupun tidak melompat atau terbang,  kutu  dapat dengan mudah disebarkan melalui kontak dekat dan berbagi benda-benda personal, seperti sisir, jepit  rambut , headphone, dan topi, dengan orang yang terinfeksi  kutu . Serangga ini juga dapat hidup untuk waktu yang lama di dalam perabotan yang berkain, handuk,...

Rezeki menurut Al Qur'an

Simak! Ketahuilah ini 4 Cara Allah Memberi Anda Rezeki Menurut Al-Quran jambi.tribunnews.com Jan 31, 2018 1:45 PM 29092017 Berdoa  TRIBUNJAMBI.COM  - Anda seringkali merasakan sempitnya jalan mencari rezeki dan lebih banyak hanya menunggu rezeki dibandingkan berikhtiar maksimal? ketahuilah menjemput rezeki Allah SWT adalah kewajiban setiap mahluk. Diterangkan dalam Al-Qur'an, ada 4 cara Allah SWT memberi rezeki kepada makhluk-Nya: 1.Tingkat rezeki pertama, yaitu yang dijamin oleh Allah “Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud: 6). Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah. 2.Tingkat rezeki kedua, yaitu yang didapat sesuai dengan apa yang diusahakan “Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya” (QS. An-Najm: 39). Allah akan memberikan r...