Langsung ke konten utama

Anjuran Rasulullah tentang rezeki

Rezeki Anda Tersendat? Ini Amalan Mujarab Rasulullah SAW untuk Melancarkannya

tribunnews.com

Feb 11, 2018 2:02 PM

Jutaan warga Muslim dari berbagai penjuru dunia menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (11/2/2015) dini hari waktu setempat. Di antara jemaah umrah yang menuju Mekkah dan Madinah, jemaah asal Indonesia termasuk salah satu yang mendominasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada kalanya Rasulullah SAW menganjurkan para sahabat untuk melazimkan suatu amalan.

Rasulullah SAW sendiri menyebutkan buah dari amal tersebut atau tidak menyebutkannya sama sekali.

Namun, ibadah zikir, sangat dianjurkan kapan saja dan pada saat apa saja.

Tidak peduli panas, hujan, mendung, atau terik, zikir tetap disarankan.

Tidak ada ketentuan bahwa zikir mesti diperbanyak saat saluran rezeki tersumbat atau kredit macet. Demikian juga di waktu senang.

Singkatnya lidah tidak boleh kering dari zikir di mana saja dan kapan saja.

Berikut, seperti dimuat nu.or.id, ini merupakan amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW kepada sejumlah sahabatnya dengan faidah melonggarkan saluran-saluran rezeki.

Demikian disebutkan Abu Bakar bin Sayid M Syatho Dimyathi dalam karyanya Hasyiyah I‘anatut Thalibin ala Fathil Mu‘in.

Tersebut dalam banyak hadits sahih sebuah riwayat di mana Nabi Muhammad SAW memerintahkan sejumlah sahabatnya untuk mengamalkan bacaan ini demi memperlapang rezeki.

Sebagian ‘arifin mengatakan, amalan ini teruji dalam melapangkan rezeki lahir maupun batin.

Bacaan yang dimaksud ialah “La ilaha illallah. Almalikul haqqul mubin” setiap hari 100 kali. “Subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil adzim, astaghfirullahal adzim” setiap hari 100 kali.

Banyak guru besar menganggap baik melazimkan bacaan ini saat di antara sembahyang sunah Subuh dan sembahyang Subuh.

Kalau kesempatan itu luput, maka bacalah setelah Subuh hingga sebelum fajar menyingsing.

Bila di waktu itu luput juga, maka bacalah setelah matahari gelincir (penanda Zhuhur).

Singkatnya, kalau bisa jangan sampai setiap orang mengarungi hari-harinya tanpa bacaan ini.

Rezeki yang dimaksud di atas mencakup rezeki lahir maupun batin.

Artinya, tidak ada salahnya kalau bacaan ini diamalkan oleh para murid yang cenderung bebal menerima pelajaran atau mereka yang sulit mengubah kebiasaan buruk menjadi baik.

Yang jelas, amalan ini menambah pahala yang bersangkutan.

“La ilaha illallah. Almalikul haqqul mubin. Muhammadur Rasulullah Ash-shadiqul Wa‘dil Amin” merupakan kalimat yang tertera di pintu Ka‘bah.

Siapa membacanya, akan mendapat pahala yang besar.

Demikian keterangan Mufti Jakarta Habib Utsman bin Yahya dalam karyanya "Kitab Sifat Dua Puluh" dengan bahasa Arab Melayu. Wallahu A ‘lam. (nu.or.id)

Baca lengkapnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama nama syurga

Mari Belajar Nama-Nama Surga! inilahkoran.com Feb 4, 2018 5:44 AM SURGA adalah sebuah nama yang telah dikenal oleh setiap manusia, baik muslim maupun kafir sebagai tempat yang penuh dengan kenikmatan. Namun hanya muslim lah yang berhak untuk tinggal di surga, adapun orang kafir, tempat kembalinya adalah neraka. Allah Taala berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Rabb mereka ialah surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Rabbnya." (QS. Al-Bayyinah: 6-8) Surga berarti kebun yang di dalamnya terdapat banyak pohon dan kurma....

Rezeki menurut Al Qur'an

Simak! Ketahuilah ini 4 Cara Allah Memberi Anda Rezeki Menurut Al-Quran jambi.tribunnews.com Jan 31, 2018 1:45 PM 29092017 Berdoa  TRIBUNJAMBI.COM  - Anda seringkali merasakan sempitnya jalan mencari rezeki dan lebih banyak hanya menunggu rezeki dibandingkan berikhtiar maksimal? ketahuilah menjemput rezeki Allah SWT adalah kewajiban setiap mahluk. Diterangkan dalam Al-Qur'an, ada 4 cara Allah SWT memberi rezeki kepada makhluk-Nya: 1.Tingkat rezeki pertama, yaitu yang dijamin oleh Allah “Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud: 6). Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah. 2.Tingkat rezeki kedua, yaitu yang didapat sesuai dengan apa yang diusahakan “Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya” (QS. An-Najm: 39). Allah akan memberikan r...

Hal yang di kecam Allah SWT

Empat Perbuatan Baik yang Dikecam Allah warta.sumedang.info Feb 12, 2018 5:16 AM TIDAK semua perbuatan baik dengan sendirinya menjadi baik. Perbuatan baik terlihat baik dilihat dari dhohirnya (perbuatan luar) saja, akan tetapi dari sisi batin si pelaku tidak ada yang tahu kecuali si pelaku sendiri dan Pemilik nyawanya. Ada pondasi dasar yang harus menjadi acuan dalam perbuatan baik tersebut, yaitu niat dan keikhlasan. disaat seseorang memberi sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan, maka secara dhohir perbuatan itu ialah baik, namun siapa yang mengetahui motif dari perbuatan itu atau niat si pelaku? Inilah nilai berat dari sebuah perbuatan baik; tidak semua orang memiliki keinginan berbuat baik, tidak semua orang bisa melaksanakan niat baiknya, terlebih lagi, tidak semua niat baik bisa terlaksana dengan keikhlasan, demi mengharap kerelaan Allah Swt semata. Alquran menyebutkan, ada perbuatan-perbuatan baik namun Allah Swt sendiri mengecam perbuatan itu dan amal baiknya menjad...