Langsung ke konten utama

Dosa menyekutukan Allah

Masih Banyak Muslim yang Menyekutukan Allah Secara Tidak Sadar

inspiradata.com

Feb 16, 2018 5:58 PM

Foto: GetReligion

Di zaman ini, banyak kita jumpai kaum muslimin yang di satu sisi menunaikan apa yang Allah perintahkan, sementara di sisi lain mereka juga terbiasa melakukan hal yang Allah larang. Seperti memiliki keyakinan bahwa para wali bisa mendatangkan manfaat atau menolak bahaya.

Padahal Allah Ta’ala telah mengingkari anggapan mereka itu dalam firman-Nya,

أَيُشْرِكُونَ مَا لَا يَخْلُقُ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ (191) وَلَا يَسْتَطِيعُونَ لَهُمْ نَصْرًا وَلَا أَنْفُسَهُمْ يَنْصُرُونَ (192)

”Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tidak dapat menciptakan sesuatu apapun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan manusia. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiri pun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan.” (QS. Al A’raf [7]: 191-192)


Kalimat tanya dalam ayat tersebut bertujuan untuk mengingkari perbuatan kaum musyrikin. Maksudnya, perbuatan syirik tersebut adalah kebatilan. Buktinya, para wali itu tidak mampu menciptakan sesuatu apa pun. Mereka adalah makhluk yang lemah. Adapun yang berhak atas berbagai jenis ibadah adalah Yang Maha mencipta, yaitu Allah Ta’ala. Lalu bagaimana mungkin sesuatu yang lemah –yaitu para wali yang telah meninggal- disamakan dengan Yang Maha kuasa atas segala sesuatu -yaitu Allah Ta’ala–? Bagaimana mungkin makhluk disamakan dengan sang Khalik (Pencipta)? Maka seluruh sesembahan dengan segala jenisnya, baik itu batu, pohon, makam para wali, malaikat, para Nabi, atau orang-orang shalih semuanya memiliki sifat ini, yaitu tidak mampu menciptakan sesuatu apapun.

Para wali yang telah meninggal dan dimakamkan dalam kubur itu juga terbukti tidak mampu menyelamatkan diri mereka dari kematian dan juga dari alam kubur dengan segala yang ada di dalamnya. Mereka disibukkan dengan urusan dirinya sendiri, bisa jadi mereka sedang diadzab atau mendapat nikmat. Mereka juga tidak mampu mendengar doa para pemujanya.

Buktinya lagi pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, seandainya sesembahan kaum musyrik Quraisy yang merupakan para wali yang shalih -seperti Wadd, Suwa, Yaghuts, Ya’uq, maupun Nasr- itu mampu menolong para penyembahnya, maka kaum musyrikin tidak akan kalah dalam perang Badar, perang Ahzab, dan mereka juga tidak akan menyerah pada waktu Fathul Makkah. Adapun kaum mukminin, mereka mendapatkan pertolongan dari Allah Ta’ala. Padahal jumlah kaum muslimin pada waktu perang Badar hanya berjumlah 300-an orang dan itu pun tidak membawa bekal dan senjata yang cukup. Sedangkan kaum musyrikin berjumlah lebih dari seribu dengan senjata yang lengkap. Maka apakah sesembahan mereka dari kalangan para wali dan orang-orang shalih itu mampu menolong mereka? Sekali-kali tidak! Hendaklah hal ini direnungkan oleh para penyembah kubur wali dan orang-orang shalih di Indonesia dengan pikiran yang jernih.

Pada Hari Kiamat, Sesembahan Mereka Itu akan Berlepas Diri dari Para Penyembahnya
Allah Ta’ala berfirman,

إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (166) وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا كَذَلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ (167)

”(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan orang-orang yang mengikuti berkata,’Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami’. Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi penyesalan bagi mereka, dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka.” (QS. Al Baqarah [2]: 166-167)

Ini adalah berita dari Allah Ta’ala tentang kondisi kaum musyrikin pada hari kiamat agar mereka bertaubat kepada Allah Ta’ala. Merupakan rahmat Allah yang telah memberitakan kepada kita semua bahwa barangsiapa yang menyembah selain Allah, maka sesembahannya itu akan berlepas diri dari mereka pada hari kiamat. Maka perhatikanlah peringatan Allah ini. Karena ketika Allah –Yang Maha mengetahui- memberitakan sesuatu, maka sesuatu itu pasti terjadi. Adapun ucapan para penyembah kubur wali yang mengajak untuk beribadah kepada para wali, dengan mengatakan,”Di makam mereka ada berkah, di makam mereka ada ini, ada itu …”, maka semua itu hanyalah bohong semata. Jangan membenarkan dan mempercayai ucapan mereka.

Kita memohon kepada Allah agar memperbaiki keadaan kaum muslimin, memberi mereka pertolongan untuk berpegang kepada agama-Nya yang lurus serta mampu mempraktekkannya dan dijadikan sebagai pedoman dalam hidupnya. Sesungguhnya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu. []

Sumber: Muslim.or.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama nama syurga

Mari Belajar Nama-Nama Surga! inilahkoran.com Feb 4, 2018 5:44 AM SURGA adalah sebuah nama yang telah dikenal oleh setiap manusia, baik muslim maupun kafir sebagai tempat yang penuh dengan kenikmatan. Namun hanya muslim lah yang berhak untuk tinggal di surga, adapun orang kafir, tempat kembalinya adalah neraka. Allah Taala berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Rabb mereka ialah surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Rabbnya." (QS. Al-Bayyinah: 6-8) Surga berarti kebun yang di dalamnya terdapat banyak pohon dan kurma....

penghilang plak gigi

LOGIN HOME MASAKAN GORENG TUMIS PANGGANG REBUS KUKUS LAIN-LAIN KUE TRADISIONAL CAKE KERING ROTI,PASTRY&SNACK MINUMAN PANAS DINGIN DESSERTS MOUSSE ICE CREAM BUAH-BUAHAN PUDING INFO & TIPS INFO TIPS Find Us On Social Media :       HOME   INFO Biaya ke Dokter Gigi Mahal, Karang Gigi Bisa Rontok dengan Sendirinya Cuma Modal Tanaman di Pekarangan Rumah Ini, Langsung Putih Bersih Amelia Pertamasari Kamis, 24 Maret 2022 | 06:25 WIB       Cara membersihkan karang gigi secara alami.  (kompas) SajianSedap.com  - Plak dan karang gigi adalah salah satu masalah mulut yang sering dibaikan oleh banyak orang. Karena jarang terlihat, banyak orang membiarkan karang gigi hingga menumpuk. Jika karang gigi ini dibiarkan terus menumpuk, ternyata akan mendatangkan bahaya pada kesehatan mulut. Pada kondisi yang lebih parah, karang gigi bisa menjalar ke gusi dan menyebabkan radang. Tentu siapapun tak menginginkan hal mengerikan ini terjadi...

Rekomendasi tempat wisata di bogor

× SWIPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL 1 Kompas.com   Travel   Travel Update Wisata Telaga Saat di Puncak Bogor yang Asri Berselimut Kabut Kompas.com , 4 Juni 2021, 09:07 WIB           Komentar 1 Lihat Foto Penulis:  Desy Kristi Yanti  |  Editor:  Anggara Wikan Prasetya KOMPAS.com  - Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat merupakan salah satu destinasi wisata favorit masyarakat, khususnya wisatawan dari Jabodetabek. Keindahan alam dan udara sejuknya selalu berhasil memesona para wisatawan. Namun, siapa sangka kalau di kawasan dataran tinggi ini terdapat telaga eksotik yang indah berselimutkan kabut. Baca juga:  9 Kegiatan Seru di JP Water Track Bogor, Lihat Megahnya Gunung Salak 4+ KOMPAS.com: Berita Terpercaya Baca Berita Terbaru Tanpa Terganggu Banyak Iklan DAPATKAN APLIKASI Telaga Saat  Puncak adalah namanya yang terletak di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.  Keindahan Telaga Saat Bogor Wisata telaga i...